Harmonika "Hohner Melody Star"

Harmonika asli buatan Jerman, merk “Hohner”. Perusahhan itu pernah menjadi salah satu produsen alat musik harmonika dan akkordeon terbesar di dunia (informasi tentang “Hohner” dapat dibaca lebih lanjut di pos harmonika yang sebelumnya).
“Melody Star” adalah model hamonika sederhana, dibikin tahun 1970an. Kondisi seperti baru, komplit dengan kemasaan asli.

Panjang 12 cm, lebar 3 cm, tinggi 2 cm.

SOLD

Pembuka Kaleng "Dommes"

Pembuka kaleng berbentuk unik dikeluarkan oleh perusahan “Dommes Konserven”, Jerman, kemungkinan sebagai hadiah, semacam suvenir untuk konsumen. Sulit ditentukan berapa tua, kemungkinan tahun 1960an, bisa saja lebih tua juga.
Ukurnya panjang 14 cm, “kepala” 5 x 3 cm.

Cerita dibelakang barang sederhana ini: Perusahaan “Dommes” bediri sejak tahun 1923 di kota Braunschweig, Jerman. Kota tersebut adalah pusat produksi bahan makanan kaleng (bahasa Jerman 'Konserven') mulai dari pertengahan abad ke-19. Jaman sekarang makanan kaleng dapat dibeli dimanapun dan sebagai konsumen kita tinggal mengkonsumsi tanpa berpikir bagaimana proses makanan sampai dikemas dalam kaleng. Menariknya pengetahuan cara mengawetkan bahan makanan, terutama sayuran sudah ditemukan awal abad ke-19 di Perancis. Dengan methode sayuran dipanaskan dan kemudian ditaruh dalam kaleng, ternyata percobaan itu berhasil.Sejak tahun 1812 di Perancis mulai bediri industri 'canned food'. Di sekitar kota Braunschweig di Jerman Utara ada banyak lahan pertanian yang bisa menyuplai bahan makanan kaleng. Akhir abad ke-19 kota itu sudah menjadi pusat industri canned food di Jerman. Awal abad ke-20 sudah lebih dari 40 perusahaan yang memproduksi makanan kaleng, juga karena tentara Jerman waktu PD I butuh banyak bahan makanan yang awet, yaitu makanan dalam kaleng. Tentu saja teknologi makanan kaleng waktu itu sudah canngih, proses mengawetkan dan membungkus bahan semua sudah otomatis, dikerjakan mesin. Itu sebabnya menjadikan perusahaan mesin pembuat kaleng disekitar kota itu jadi berkembang. Setelah PD II banyak pabrik di kota Braunschweig hancur akibat perang, disamping itu juga kalah bersaing dengan produk canned food dari Perancis. Hal itu menyebabkan tahun1950an kebanyakan perusahaan bangkrut. Satu yang masih bediri sampai sekarang adalah “Dommes Konserven”!

SOLD

Tegel Kuno "Blirik Kuning" (Antique Cement Tile Flooring)

Sekilas tentang tegel: Ilmu membikin tegel dari semen yang diwarnai dengan pigmen di Eropa sudah ada sejak abad ke-19. Barang itu masuk Nederlaendisch Indie dibawa oleh para penjajah Belanda dan kemudian menjadi salah satu fitur rumah kolonial. Pada awalnya barang masih didatangkan dari Eropa (contoh: lantai yang sampai sekarang masih ada di stasiun Purwosari-Solo) kemudian pabrik-pabrik tegel mulai didirikan di pulau Jawa. Setelah tegel bisa diproduksi di dalam negeri, banyak rumah tradisional Jawa mulai menggunakannya. Tapi tentu saja jaman dulu hanya orang kaya yang bisa pakai lantai seperti itu! Model “blirik” adalah motif sederhana yang keluar dengan warna cirikhas tahun 50an, yaitu kuning, hijau dan merah, walaupun kami pernah lihat motif itu dengan warna hitam/abu-abu juga. Kadang-kadang ada kombinasi warna, seperti kuning dan hijau. Masih ada beberapa rumah dengan lantai berisi tegel, tetapi yang terawat dengan baik jarang dilihat lagi. Jaman sekarang orang bongkar dan ganti tegel lama menggunakan lantai keramik, yang dianggap lebih modern. Keunggulan lantai tegel tidak licin kalau basah dan menjadikan suasana di rumah sejuk dan adem dalam iklim tropis!
Tegel kami ini adalah hasil bongkaran rumah lama di Jawa Tengah. Kondisi masih bagus sekali, tentu saja karena barang lama ada goresan dan cuil sedikit, tetapi warna tetap masih cling, sama sekali tidak burem (foto diambil saat barang kering!). Waktu barang datang keadaan kotor/berdebu, masih nempel semen dan pasir di bagian belakan dan semen kuning di pinggir.Kami lakukan pembersihan total, sekarang barangnya siap dipasang ulang. Lantai akan lebih berkilau lagi jika dipoles atau ada yang menyebutnya diselep.

Bagian belakang dan samping

Spesifikasi barang: Ukur setiap keping 20x20 cm, ketebalan 2,5 cm, berat 1,5 kilogramm. Satu meter per segi butuh 25 keping!

Saat ini ada circa 10 meter per segi yang siap, kalau butuh lebih banyak, kami bisa sediakan circa 25 meter per segi lagi.

Gilingan Kopi "Zassenhaus"

Sampai tahun 1950an di Eropa menggiling kopi juga masih dilakukan secara manual menggunakan gilingan kopi seperti ini.
Merk “Zassenhaus” asli dari Jerman, terkenal karena berkualitas tinggi dan awet.

Gilingan kopi banyak macamnya, model ini bentuk kotak, dibuat dari kayu asli Eropa yang tidak kalah dengan kayu jati dari Indonesia. Di bagian bawah ada laci kecil, tempat menampung kopi yang sudah halus, mesin berbahan stainless.

Bagian atas dengan putaran, sebelahnya kotak laci

Detail bagian bawah

Walaupun terpakai kondisi mesin giling ini masih sip dan layak pakai.Ukur: Kotak 10,5 x 10,5 x 8 cm, Putaran panjang 12 cm

Seorang pecinta kopi tahu, kopi paling enak adalah yang dibuat dari biji kopi yang baru digiling!

SOLD

Mobil-Mobilan Miniatur Mercedes-Benz

Kelompok mobil miniatur Mercy ini terdiri atas empat biji, yaitu model 250 T, 600 SE, 300 E dan 200 Ambulance. Semua bikinan Jerman, merk “Wiking” dan “Herpa” (yang model 300E) dari bahan plasik dalam kondisi sip atau seperti baru, panjang circa 5,5 cm, lebar circa 2,2 cm.
SOLD

Kapstok Besi Art Nouveau

Kapstok ini adalah ciri khas pajangan golongan kelas atas di sekitar tahun 1920an. Ornamen di ujung kanan-kiri merupakan desain dari jaman art nouveau, terdapat empat gantungan dengan bentuk yang berlenggak-lenggok.
Saat barang ditemukan, awalnya tertutup oleh cat tebal berwarna kuning, yang menyembunyikan keelokan barang tersebut.

Proses pembersihan memakan waktu lama, karena kami harus tahu benar caranya. Cat dibersihkan tidak menggunakan remover, melainkan dengan cara mengerok memakai pisau yang tajam sambil berhati-hati supaya 'patina' tidak rusak.

Pada akhirnya kami juga dapat membaca tulisan ' Ges. Geschutzt', itu menandakan juga bahwa barang ini asli buatan Jerman. Artinya tulisan tersebut adalah 'dilindungi oleh undang-undang' atau desain didaftarkan sebagai hak paten.

Panjang 83 cm, lebar 9 cm, (Gantungan tinggi 17 cm, lebar 8,5 cm)

Walaupun umur barang hampir satu abad kondisi masih sempurna!

SOLD

Lampu Lalu Lintas

Dua buah lampu lalu lintas bagi pejalan kaki, merk “Elektronska Industrija” atau “Ei”. Perusahaan itu ada di kota Nis, Belgrade, Serbia, dulu Yugoslavia yang memproduksi macam-macam barang elektronik seperti radio, televisi, acoustic equipment, AC sampai mesin roentgen dan lampu lalu lintas. Munkin belum termasuk kategori barang antik karena kira-kira buatan tahun 1980an. Bodi dari plastik/fiber yang kuat, untuk dipakai di segala kondisi, dalam cuaca panas maupun hujan (all weather proof). Kondisi bodi, juga fittings dan kabel didalam masih bagus. Setelah kami bersihkan bagian dalamnya, kelihatan kalau lalin ini memang masih layak pakai!
Dimensi: Tinggi 62 cm, panjang 27cm, lebar 18cm

Detail bagian dalam

Detail kaca (berbahan fiber)

Detail lampu / reflektor

SOLD

Gelas Motif Floral

Lima biji gelas warna coklat dengan motif bunga adalah barang gaya tahun 70an, kemungkinan besar bikinan eropa, tetapi tidak ada tanda produsen manapun. Kondisi bagus, tidak ada retak atau goresan.
Tinggi 14,5 cm, diameter bagian bawah 5,3 cm, mulut 5,3 cm.

SOLD

Jendela Kaca Patri Art Deco

Dua daun jendela dengan kaca patri ini adalah hasil bongkaran rumah lama di Solo.
Dilihat dari bentuk rumah dan desain kaca patri kami kira jendela ini dibikin jaman Art Deco, antara tahun 1930an dengan motif kotak-kotak yang sederhana.

Bagian kaca yang berwarna kuning adalah kaca yang dinamakan orang “kaca sisik ikan”, dan yang bening adalah kaca biasa.

Selain dibersihkan, kami biarkan jendela ini dalam kondisi orisinil. Bingkai kayu jati lama, kaca dan timbal masih semua utuh. Sayangnya selot dan ensel jendela sudah hilang.

Ukur daun jendela 60 x 49,5 cm, ketebalan kayu 2 cm. Ukur kaca patri 43 x 25 cm

SOLD